Menteng Residence Sektor 7 Bintaro Jaya

Keamanan Dikendalikan Preman

Saya adalah salah satu warga yang tinggal di Menteng Residence Sektor 7 Bintaro Jaya, Tangerang. Alasan saya memilih kawasan itu karena aksesnya mudah dicapai dekat pintu keluar Pondok Aren, Tangerang. Melihat prospeknya maka kawasan itu cukup bagus dan berkelas.

Namun kondisi tersebut akhir-akhir ini hanya sebuah impian belaka, karena di sekitar kawasan tersebut marak praktik pungutan liar yang dilakukan preman-preman kampung dengan dalih sebagai uang keamanan.

Semua kendaraan truk pengangkut baik untuk mengangkut material bangunan untuk renovasi, pengangkutan mebel sampai tanaman pun tak luput oleh tindakan pemerasan oleh preman-preman kampung yang selalu menunggu di sekitar jalan masuk Menteng Residence. Petugas keamanan setempat seakan-akan tak berdaya oleh aksi para preman tersebut.

Saya berharap manajemen Bintaro Jaya selaku pengelola kawasan tersebut mempunyai kebijaksanaan untuk memberantas aksi preman-preman itu, agar kawasan dimaksud layak menjadi tempat hunian yang aman

.Bhisma Dewabrata Bintaro Jaya, Tangerang

Sumber : Harian Kompas Jumat, 29 Februari 2008

latar

Share/Save/Bookmark

About the Author

KPR

Nama Saya Heru. Saya Pengelola Blog Ini. Bisa dihubungi 021-32170349 atau email info@pemiliklangsung.com YM id : pemiliklangsung Mohon maaf jika saya tidak bisa segera menjawab pertanyaan Anda. Mohon partisipasinya untuk memberi tanggapan atau mengikuti Polling yang ada. Terima Kasih.

One Response to “Menteng Residence Sektor 7 Bintaro Jaya”

  1. Dear All,
    Saya dan istri berencana membeli rumah di daerah bintaro (non sektor) dari hasil berburu di koran dapatlah kawasan cluster minimalis (13 rumah) di daerah Pdk Aren (masuk dari tempat cuci mobil Orlen, terus masuk smp gang Masjid Nur Fikri namanya CLUSTER MUTIARA BINTARO. Lokasi lumayan dekat dari jalan tol, hanya saja agak masuk dan bersebelahan lsg dgn perkampungan penduduk, agak sempit utk 2 mobil berpapasan.
    Setelah baca-baca komentar2 diatas jadi “ngeri” juga masalah keamanan di bintaro. Mohon infonya untuk keamanan di daerah cluster tersebut….. Sekalian tips survive dr premanisme di Bintaro…. Masa musti sewa polisi biar ngk dipalakin? Hehehe.
    Pleaseeee need some advice.

    rgds

    bila perumahan itu dibangun oleh pribadi, biasanya mereka sudah ada kerjasama dengan “tokoh masyarakat” didaerah itu dalam hal angkut-mengangkut material. Coba tanyakan ke developernya pak.

    Saran lain, sewaktu pindahan, sewa saja truk polisi.. jatuhnya lebih murah, katanya..
    atau pindahannya pada malam hari, setelah isya sekitar jam 7an..
    atau dicicil dengan mobil kijang biasa (bukan box)
    atau sewa mobil angkut dari warga sekitar..
    atau bayar keamanan ke koordinatornya saja, sekitar 50-150ribu, tanpa dibantu ngangkut.
    Nanti dia akan ikut truk angkutan bapak..

    jika mau bayar “kuli angkut ” itu, pasaran adalah 200rb-300ribu untuk angkut isi 1 truk besar.
    sedang truk kecil antara 75-150ribu

    ini masalah klasik yang gak habis-habisnya..masalah laten, karena aparat keamanan juga memerlukan para “tokoh” itu.
    Katanya, daripada mereka merampok atau mencuri.. lebih baik mereka jadi kuli angkut.. walupun maksa..
    karena yang timbul hanya keresahan, kalo rampok yg timbul keresahan, kerusakan dan -bisajadi-korban jiwa.

    ipar saya pernah coba melawan yang berakhir dengan pengeroyokan, rumah sakit dan ketika dilaporkan ke polisi, salahsatu “tokoh” itu adalah keponakan kepala polisi disitu (Bintaro sektor IX) yang ditugaskan untuk “menjaga keamanan”. Dan ujungnya adalah “DAMAI”.

    [Reply]

Leave a Reply