KPR Mandiri Tidak Profesional
Saya mempunyai pengalaman yang tidak menyenangkan dengan Bank Mandiri Cabang Sukabumi Sudirman, Jawa Barat. Tertarik dengan kemudahan yang ditawarkan iklan Take Over KPR Bank Mandiri yang dimuat di media cetak dan elektronik, akhirnya saya mengajukan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang tercantum. Namun, kenyataannya, syarat yang harus dipenuhi begitu banyak dan dengan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit serta waktu yang terbuang percuma.
Akhirnya semua syarat dapat saya penuhi akhir September 2007. Saya hanya tinggal menunggu proses survei rumah yang akan dilakukan oleh Tim Surveyor Bank Mandiri. Saat menunggu proses survei ini pihak Bank Mandiri sangat tidak profesional, saya harus menunggu hingga lima bulan, padahal dijanjikan hanya sekitar satu bulan setelah aplikasi lengkap akan disurvei.
Sehubungan rumah saya sedang dikontrakkan, Bank Mandiri berjanji akan memberikan konfirmasi waktu survei seminggu atau sehari sebelum pelaksanaan sehingga saya bisa meminta izin kepada yang mengontrak rumah untuk pengambilan foto dalam rumah. Namun, tanpa konfirmasi, pada 17 Desember 2007 pukul 11.00 tiba-tiba saya ditelepon Tim Surveyor (Ibu Cristine) sudah berada di lokasi rumah dan terus terang saya terkejut karena yang mengontrak rumah saya pasangan muda yang keduanya bekerja sehingga rumah dalam kondisi terkunci.
Akhirnya disepakati, saya harus mengirim foto-foto dalam rumah via e-mail. Selang dua hari kemudian, saya mengirimkan foto-foto dalam rumah saya via e-mail. Tepatnya sebulan kemudian, tanggal 14 Januari 2008, saya ditelepon Saudari Roro bahwa permohonan saya ditolak dengan alasan saat survei, tim tidak dapat masuk ke rumah. Saya merasa kecewa dengan pelayanan yang buruk dan tidak profesional dari Bank Mandiri. Penantian panjang yang harus saya lalui akhirnya, karena kesalahan bank tidak menepati janjinya untuk memberikan konfirmasi waktu survei, permohonan saya ditolak.
DADANG SUPRATMAN Kampung Babakan RT 009 RW 003, Parungkuda, Sukabumi
Sumber : Kompas Rabu 26 Maret 2008
Update :
Belum Memenuhi Persyaratan
Menunjuk surat di Kompas (26/3) ”KPR Mandiri Tidak Profesional” yang disampaikan oleh Bapak Dadang Supratman perlu disampaikan, kami telah memproses permohonan take over kredit pemilikan rumah (KPR) Mandiri atas nama yang bersangkutan sesuai prosedur yang berlaku di Bank Mandiri.
Namun, kami belum dapat menyetujui permohonan tersebut mengingat belum memenuhi persyaratan yang ada. Kami telah menghubungi Bapak Dadang Supratman untuk menjelaskan permasalahan dimaksud dan yang bersangkutan dapat menerima.
Mansyur Nasution Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Sumber : Kompas Selasa 8 April 2008


Pada dasarnya semua pegawai pemerintahaan “tidak gesit”.
Bank mandiri adalah salah satunya termasuk maskapai Garuda Indonesia dan yang lainnya yang berhubungan dengan pemerintahaan, karena karyawan/pegawai pemerintahaan merasa tidak perlu susah-susah menarik simpati nasabah/pelanggan untuk mempertahankan perusahaannya, toh pemerintah yang jamin…
[Reply]